Administrasi pfile dan spfile

pada mulanya, oracle mengunakan pfile tapi versi selanjutnya oracle memperkenalkan spfile yaitu versi binary dari pfile.jadi untuk konfigurasi init parameter ada 2 pilihan yaitu pfile atau spfile , default oracle akan membaca spfile terlebih dahulu.

lokasi spfile terdapat di $ORACLE_HOME/dbs untuk linux dan %ORACLE_HOME%\database untuk windows. Nama pfile : initNAMAINSTANCE.ora dan nama spfile : spfileNAMAINSTANCE.ora cat. Secara default oracle generate spfile

default oracle create spfile, pfile bisa digunakan untuk backup sebuah spfile sbb :

SQL > create pfile from spfile;

Jika suatu saat spfile bermasalah bisa up db mengunakan pfile,setelah up create spfile lagi agar pfile hanya menjadi backup saja sbb

SQL > create spfile from pfile;

parameter instance ada 2 tipe dinamic dan static berikut cara melihat parameter termasuk dinamik atau static :

SQL> select NAME, ISSES_MODIFIABLE, ISSYS_MODIFIABLE from v$parameter where name=’pga_aggregate_target’;

SQL> select NAME, ISSES_MODIFIABLE, ISSYS_MODIFIABLE from v$parameter where name=’control_file’;

Jika dynamic dengan ciri immediate pada issys_modifiable maka

SQL > alter system set pga_aggregate_target=100m scope=both

Jika static dengan ciri false false maka

SQL> alter system set control_file=2 scope=spfile;
SQL> shutdown immediate
SQL> startup

Asumsi diatas adalah database oracle mengunakan spfile karena saya lebih suka mengunakan spfile daripada pfile. Mungkin lain kali akan saya bahas jika ingin ubah parameter dan db mengunakan pfile sebagai parameter file startup

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s