Tanda Kedatangan Tuhan Yesus Kedua Kali

Kedatangan Tuhan Yesus untuk yang kedua kali tidak pernah ada yang tahu bahkan Tuhan sendiri berbicara kalau hanya Bapa sendiri yang tahu. Akan tetapi, beberapa nabi dan Tuhan yesus sendiri memberikan beberapa tanda – tanda sebelum kedatangannya untuk yang kedua kali. Berikut ini tanda – tanda beserta bukti yang telah terjadi pada zaman akhir-akhir ini :

1). matius 24 : 7 dan lukas 21 : 11 , akan banyak muncul bencana alam. Hal ini , semakin nyata dengan makin banyaknya gempa bumi dan iklim yang tidak menentu pada akhir – akhir ini

2). Daniel 12 : 4, pengetahuan akan mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini, tentu saja berhubungan dengan kemajuan teknologi terutama semenjak ditemukannya internet.

3). matius 24 : 37 Akan ada masanya ketika moralitas makin menurun dan kejahatan dimana – mana. Akan ada masa dimana seperti zaman noah dan hal ini terjadi di zaman – zaman sekarang seperti lgbt telah di sahkan di beberapa negara dengan atas nama HAM.

4). 1 yohanes 2 : 18, makin berkembangnya antikris. Antikris merupakan kelompok dari orang -orang yang anti (menyangkal) akan kristus sebagai juru selamat. Hal ini makin nyata, dengan berkembang pesatnya agama – agama yang menyangkal dan membenci umat kristen di seluruh dunia

5). Yehezkiel 38 : 8 , akan terbentuknya negara israel. Israel sendiri merupakan umat pilihan Allah dimana salah satu tanda Tuhan Yesus datang adalah ketika berkumpulnya umat pilihannya yaitu Israel. Hal ini  ditandai dengan terbentuknya negara Israel secara mukjizat dan menjadi salah satu tanda bahwa kita memasuki zaman akhir

Untuk waktu , jam dan tanggal tidak ada yang tahu. Bahkan, Tuhan sendiri bersabda hanya Bapa yang tahu, malaikat di surga, manusia di bumi tidak ada yang tahu. Marilah kita berlomba sampai garis akhir dengan menjadi pemenang dan jangan pernah memberikan iman percaya kita kepada Tuhan Yesus hanya demi harta, tahta maupun pasangan hidup. Ingat upah dosa adalah maut, tetapi hidup yang kekal bagi dia yang berkenan kepada Tuhan

 

Continue reading Tanda Kedatangan Tuhan Yesus Kedua Kali

Administrasi control file

cek lokasi :

SQL> show parameter control_files;

atau

SQL> select name from v$controlfile;

melihat isi control file :

select * from V$CONTROLFILE_RECORD_SECTION order by type;

untuk backup control file :

SQL> alter database backup controlfile to trace;

menambah control file :

1). shutdown database

SQL > shutdown immediate

2). copy salah satu control file ke direktori yang diinginkan

3). startup nomount

SQL > startup nomount

SQL > alter system set control_files=
‘/oradata/oracle/ts/control01.ctl’,
‘/oradata/oracle/ts/control02.ctl’,
‘/oradata/oracle/ts/control03.ctl’,
‘/data1/oracle/control04.ctl’
scope=spfile;

SQL > shutdown immediate

4). startup

SQL > startup

5). cek

SQL > select name from v$controlfile;

Drop control file

1). shutdown db

2). ambil control file

control_files=’/oradata/oracle/ts/control01.ctl’,
‘/oradata/oracle/ts/control02.ctl’,
‘/oradata/oracle/ts/control03.ctl’

3). startup database

Mengetahui konfigurasi database

Ketika seorang dba maintaenance database oracle maka yang harus diperhatikan :

1). Cek environment di $ vim .bash_profile

2). Cek initfile di $ORACLE_HOME/dbs

klo mengunakan spfile maka gunakan perintah berikut :

SQL> select NAME,VALUE,IS DEFAULT from v$parameter order by name;

3). Feature database yang terinstall :

SQL> select * from v$option order by parameter;

4). feature yang dipakai :

SQL> select COMP_NAME,VERSION,STATUS from dba_registry;

5). Informasi tentang properties database

SQL> select PROPERTY_NAME,PROPERTY_VALUE
from database_properties order by PROPERTY_NAME;

kelima langkah tersebut merupakan hal yang wajib dilakukan dan diperhatikan sebelum menghandle sebuah db

Administrasi pfile dan spfile

pada mulanya, oracle mengunakan pfile tapi versi selanjutnya oracle memperkenalkan spfile yaitu versi binary dari pfile.jadi untuk konfigurasi init parameter ada 2 pilihan yaitu pfile atau spfile , default oracle akan membaca spfile terlebih dahulu.

lokasi spfile terdapat di $ORACLE_HOME/dbs untuk linux dan %ORACLE_HOME%\database untuk windows. Nama pfile : initNAMAINSTANCE.ora dan nama spfile : spfileNAMAINSTANCE.ora cat. Secara default oracle generate spfile

default oracle create spfile, pfile bisa digunakan untuk backup sebuah spfile sbb :

SQL > create pfile from spfile;

Jika suatu saat spfile bermasalah bisa up db mengunakan pfile,setelah up create spfile lagi agar pfile hanya menjadi backup saja sbb

SQL > create spfile from pfile;

parameter instance ada 2 tipe dinamic dan static berikut cara melihat parameter termasuk dinamik atau static :

SQL> select NAME, ISSES_MODIFIABLE, ISSYS_MODIFIABLE from v$parameter where name=’pga_aggregate_target’;

SQL> select NAME, ISSES_MODIFIABLE, ISSYS_MODIFIABLE from v$parameter where name=’control_file’;

Jika dynamic dengan ciri immediate pada issys_modifiable maka

SQL > alter system set pga_aggregate_target=100m scope=both

Jika static dengan ciri false false maka

SQL> alter system set control_file=2 scope=spfile;
SQL> shutdown immediate
SQL> startup

Asumsi diatas adalah database oracle mengunakan spfile karena saya lebih suka mengunakan spfile daripada pfile. Mungkin lain kali akan saya bahas jika ingin ubah parameter dan db mengunakan pfile sebagai parameter file startup

optimalisasi puty

tips untuk optimalisasi putyy :
1). menambahkan jumlah line yang ditampilkan : windows –> lines of scrollback tambahkan jadi 2000 default 2000
2). ganti warna puty : colours –> default foreground = hitam
default bold foreground = hitam
default background = putih
3).    session –> beri nama pada saved session

category –> connection dan set seconnds between keepalive to 25 (optional)

appereance –> carrier new 12

Oracle dba

login database :

[oracle@drc3 ~]$ sqlplus /nolog
SQL> connect sys as sysdba –> connect as sys dengan sysdba privilleges
SQL> connect / as sysdba –> connect dengan os authentikasi dengan sysdba privilleges
SQL> select value from v$parameter where name like ‘%service_name%’; –> untuk cek service name

*). Untuk mengunakan service_name (tnsname.ora) maka lakukan :
netca –> local net service name configuration

jika ingin koneksi dari remote host mengunakan sqlplus tetapi muncul error :
TNS:listener was not given the SERVICE_NAME in CONNECT_DATA
maka edit tnsnames.ora comment kata2 :
(Address_List
http://www.dba-oracle.com/t_ora_12504_tns_listener_not_given_sid.htm
setelah itu , gunakan perintah berikut ini untuk connect :
SQL> connect x/oracle@x.x.x.x:1521/x –>oracle adalah password
http://stackoverflow.com/questions/29659264/sqlplus-errorora-12504-tnslistener-was-not-given-the-service-name-in-connect

create spfile :

SQL> create spfile = ‘tes’ from memory;